cursors

Text Select - Hello Kitty

Jumat, 09 November 2012

Bab 7 MANAJEMEN PRODUKSI

  1. 1.     PENGERTIAN PRODUKSI
Produksi adalah kegiatan perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa dari bahan atu sumber faktor produksi dengan tujuan untuk dijual lagi. Tanggung jawab produksi sangat berkaitan erat dengan dampak yang besar bagi perusahaan. Oleh karena itu tanggung jawab manager sangat berkaitan erat dalam memutuskan hal penting untuk mengambil keputusan penting untuk mengubah sumber-sumber ekonomi menjadi hasil yang dapat dijual.
Keputusan manager ada dua macam :
  1. Keputusan yang berhubungan dengan desain dari sisitem manufaktur
Menentukan keputusan desain produk barang yang sedang diproses , peralatannya , pembagian tugas , lokasi produksi  dan fasilitas produksi  yang diperlukan maupun lay out fasilitas tersebut agar proses produksi dapat berjalan secara efesien .
  1. Keputusan yang berhubungan dengan operasi dan pengendalian sistem tersebut baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang
Adapun proses produksi menurut pembagian yang macam-macam digolongkan menjadi  4 golongan :
1)      Sifat Produk
2)      Tipe proses produksi (jangka waktu produksi)
3)      Berdsarkan manfaat yang diciptakan
4)      Teknik (sifat) proses produksi
1.1. Sifat Produk
Sifat produksi menjadikan suatu proses produksi dari suatu produk tertentu akan lain dengan sifat produk yang berbeda.
  • Produk spesifik
Adanya spesifikasi tertentu dari produk yang diinginkan sedangkan jumlahnya hanya terbatas maka proses produksi yang dipakai adalah proses produksi pesanan. Contohnya : Produk meuble , pakain , sepatu dll.
  • Produk Standar
Produk yang akan menjadi keputusan perusahaan yang akan mengakibatkan proses produksi yang dipakai akan berbeda dengan proses produksi untuk produk pesanan. Contonya : Televisi , lemari , sepatu bayi , dll.
1.2. Tipe Proses Produksi
  1. Tipe proses produksi terus menerus (Continuous Process)
Proses produksi yang terus menerus akan terjadi jika perusahaan yang berproduksi membutuhkan waktu yang lama untuk mempersiapkan peralatan atau mesin dan jenis mesin tersebut itupun hanya bervariasi sedikit.
  1. Tipe produksi terputus-putus (intermitent)
Pola produksi yang  terputus-putus ini terjadi karena sering terhentinya mesin atau alat produksi untuk menyesuaikan dengan keinginan produk akhir yang akan diciptakan.Manfaat yang diciptakan:
  1. Manfaat Dasar (primary utility)
  2. Manfaat Bentuk (form utility)
  3. Manfaat Waktu (time utility)
  4. Manfaat tempat (olace utility)
  5. Manfaat milik (owner ship utility)
1.3. Teknik Proses Produksi:
  1. Proses Ekstraktif
  2. Proses Analitis
  3. Proses Fabrikasi
  4. Proses Sintesis
  5. Proses Assembling
    1. 2.       KEGITAN PRODUKSI
Kegiatan produksi adalah salah satu bagian dari beberapa kegiatan perusahaan disamping kegiatan personalia , keuangan , pemasaran . Berikut masalah masalah yang berkaitan dengan kegiatan produksi diantaranya :
  1. a.       Perencanaan perusahaan
Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam perencanaan produk adalah sebagai berikut :
1)      Manfaat produk bagi konsumen
2)      Permintaan pasar
3)      Potensi pasar
4)      Kemungkinan pengembangan produk dimasa yang akan datang
5)      Kekuatan persaingan , dll
  1. b.      Perencanaan fasilitas fisik produksi
Aspek-aspek perencanaan fasilitas fisik perusahaan terdiri dari :
1)     Penetuan lokasi perusahaan
-          Letak sumber bahan mentah
-          Tenaga kerja
-          Pasar
-          Sikap masyarakat setempat
-          Biaya tanah , perpajakan san sebagainya
2)     Bangunan
-          Jumlah atau luas bangunan
-          Bentuk bangunan
-          Jenis bangunan
-          Model bangunan
-          Kemungkinan perluasan bangunan
-          Areal taman dan parkir
-          Fasilitas bagi karyawan : wc , kamar mandi dan kantin
3)     Perencanaan tata letak fasilitas produk
-          Jarak angkut yang minimum
-          Fleksibilitas ruangan dan layout
-          Kemungkinan perluasan diwaktu yang akan datang
-          Pemaksimumam ruangan dan lay out
-          Keselametan barang yang diangkut bahan mentah , bahan penolong dan banhan jadi
Jenis atau macam lay out dibagi menjadi 3 :
  1. Tata letak produks/garis (Product/Line Lay Out)
  2. Tata letak proses atau fungsional (Proses/Fungsional Lay Out)
  3. Tata letak kelompok (Group Lay Out)
  4. Perencanaan lingkungan kerja
  1. c.       Pengendalian produksi
Adalah berbagai kegiatan dan metode yang digunakan oleh menejemen perusahaan untuk mengelola , mengatur , mengkordinir , dan mengarahkan proses produksi . Pengendalian produksi dapat dilakukan :
  1. Order Control
  2. Flow Control
  1. Pengendalian pesedian dan kualitas produksi
    1. a. Pengendalian persediaan bahan baku
Masalah-masalah diantaranya :
-          Bagaimana jumlah bahan baku yang tersedia tidak kurang karena akan mengganggu jalannya proses produksi
-          Bagaimana jumlah bahan baku agar jangan terlalu terlebih karena merupakan pemborosan kalau terlalu lama
-          Bagaimana agar biaya ekstra yang digunakan untuk memesan bahan baku yang kurang tidak terlalu merugikan
  1. b.      Pengendalian Kualitas (Quality Control)
Pengendalian kualitas mempunyai kegiatan didalamnya , diantaranya :
-          Menentukan standar kualitas baik dalam hal ukuran , daya tahan , warna , bentuk , harga dengan memakai peralatan yang standar
-          Mencari pemeriksa atau controler yang mempunyai kecakapan yang dibutuhkan baik mengenai pemakain peralatannya atau pemeiharaannya
-          Tujuan pengendalian kulalitas adalah untuk meminimumkan biaya proses prosuksi sehingga dananya dapat dimanfatkan untuk kegiatan yang lebih produktif
  1. c.       Pengendalian Biaya dan Pemeliharaan
    1. Pengendaliaan biaya produksi
    2. Pemeliharaan dan penggantian fasilitas produksi
Jenis kegiatan perusahaan ini sangat tergantung pada pertimbangan-pertimbangan :
-          Daba yang tersedia pada perusahaan
-          Kebijaksanaan yang diambil perusahaan
-          Standar kualitas produk
-          Kemapuan tenaga kerja bagian servis                                                                             

KESIMPULAN:
1. Produksi adalah kegiatan perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa dari bahan atu sumber faktor produksi dengan tujuan untuk dijual lagi.
2. Keputusan manager ada dua macam
-Keputusan yang berhubungan dengan desain dari sisitem manufaktur
- Keputusan yang berhubungan dengan operasi dan pengendalian sistem tersebut baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang
3.  Sifat Produk
  • Produk spesifik
  • Produk Standar
4. masalah masalah yang berkaitan dengan kegiatan produksi diantaranya
a. Perencanaan perusahaan
b. Perencanaan fasilitas fisik produksi
c. Pengendalian produksi
d. Pengendalian pesedian dan kualitas produksi
e. Pemeliharaan peralatan                                                                                 
 Daftar pustaka:
Widiyatmini. 1996. Pengantar Bisnis. Jakarta: Universitas Gunadarma

Bab 6 PEMASARAN


1.     Pengertian pemasaran
Pemasaran berhubungan dengan pasar, karena pasar adalah tempat bertemunya antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Jadi pemasaran adalah proses kegiatan yg rumit dari barang sebelum produksi sampai bagaimana produksi sampai ditangan konsumen yg menghasilkan laba perusahaan atau kembalinya modal perusahaan.

Menurut Philip dan Duncan, pemasaran meliputi semua langkah yg digunakan/diperlukan untuk menempatkan barang-barang berwujud kepada konsumen.

Menurut American Marketing Association, pemasaran meliputi pelaksanaan kegiatan usaha niaga yg diarahkan pada arus aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

 Pemasaran menurut W. Y. Stanton pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.
Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. pemasaran adalah empat komponen dalam pemasaran yang terdiri dari 4P yakni
1.       Product (produk)
2.       Price (harga)
3.       Place (tempat, termasuk juga distribusi)
4.       Promotion (promosi)

2.     TUJUAN PEMASARAN

a.      Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.
b.      Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
c.       Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.


kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :
1.     Faktor mikro yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
2.     Faktor makro yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
penjual :
1.     Tempat yang strategis (place),
2.     Produk yang bermutu (product),
3.     Harga yang kompetitif (price),
4.     Promosi yang gencar (promotion).

konsumen :
1.     Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
2.     Biaya konsumen (cost to the customer),
3.     Kenyamanan (convenience),
4.     Komunikasi (comunication).

Pemasaran lebih dipandang sebagai seni daripada ilmu, maka seorang ahli pemasaran tergantung pada lebih banyak pada ketrampilan pertimbangan dalam membuat kebijakan daripada berorientasi pada ilmu tertentu.
Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran adalah dalam menciptakan waktu, tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep pemasaran).
Metode pemasaran klasik seperti 4P di atas berlaku juga untuk 
pemasaran internet, meskipun di internet pemasaran dilakukan dengan banyak metode lain yang sangat sulit diimplementasikan diluar dunia internet.
3.     Konsep Pemasaran
Suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya harus efi menjalankan konsep pemasaran agar keuntungan yang diharapkan dapat terealisasi dengan baik. Ini menandakan bahwa kegiatan pemasaran dalam perusahaan harus dikoordinasi dan dikelola dengan cara yang labih baik.
 Konsep pemasaran bertujuan untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen. Kegiatan perusahaan yang berdasar pada konseop pemasaran ini harus diarahkan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Secara definitive dapat dikatakan bahwa konsep pemasaran adalah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomis dan social bagi kelangsungan hisup perusahaan (Swasta, 1996).
Segmentasi Pasar
Pasar terdiri atas pembeli dan pembeli berbeda dalam banyak hal. Pasar dapat dibedakan atau disegmentasikan dalam berbagai cara. Pasar bisa diartikan sebagai orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk belanja dan kemauan untuk membelanjakannya. Adapun istilah segmentasi pasar dapat didefinisikan sebagai berikut :
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen (Swasta, 1996). 

Efisiensi Pemasaran

Efisiensi pemasaran adalah seberapa besar pengorbanan yang harus dikeluarkan dalam kegiatan pemasaran menunjang hasil yang bisa didapatkan dari kegiatan pemasaran tersebut.  Efisiensi pemasaran dapat dicari dengan menghitung  rasio “keluaran-masukan” dalam kegiatan pemasaran yang dilakukan. Semakin tinggi nilai rasio keluaran-masukan, maka pemasaran yang dilakukan semakin efisien. Umumnya efisiensi dapat dicapai dengan salah satu di antara empat cara berikut :
Ø      Keluaran tetap konstan, masukan mengecil
Ø      Keluaran meningkat, masukan konstan
Ø      Keluaran meningkat dalam kadar yang lebih tinggi dari peningkatan masukan
Ø      Keluaran menurun dalam kadar yang lebih rendah dari penurunan masukan 

Kesimpulan:
Pemasaran adalah proses penyusunan  yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
 Daftar Pustaka:
Widiyatmini. 1996. Pengantar Bisnis. Jakarta: Universitas Gunadarma
dinanovia.lecture.ub.ac.id/files/2010/05/modul-5.doc