cursors

Text Select - Hello Kitty

Sabtu, 20 April 2013

#TGS3 Perekonomian Indonesia - Pembangunan Daerah Papua

PEMEKARAN PAPUA JALAN PINTAS MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN DAERAH

Kompasiana – 11032013
Ditinjau dari provinsi Papua Barat yang ber ibukota Manokwari dengan luas daerahnya 115.363,50 km2 setelah memekarkan diri dari wilayah Papua. Menjadi provinsi Indonesia ke-31 pada tanggal 21 November 2001.
            Sekarang Papua Barat sudah tersohor kemancanegara lainnya, karena terkenal dengan tempat pariwisata daerah, seperti contohnya: keindahan pulau - pulau diKepulauan Kab. Raja Ampat yang memukai dan memikat turis untuk berliburan kesana.
Memang diakui Papua Barat mempunyai potensi kekayaan hayati flora dan fauna, karena itu Pemerintah Daerah setempat dengan melibatkan pemuka adat dan masyarakat untuk mengelola kekayaan alamnya. Demi untuk meningkatkan dan membangun perekonomian kesejahteraan masyarakat di Papua Barat khususnya. Hal ini membuat investor luarpun berminat untuk menanamkan modalnya disana. Sepertipembangunan perhotelan dan sarana tempat hiburan lainnya.
Dengan Otsus (Otonomi Khusus) sudah ada kelihatan perkembangan perekonomian daerahnya. Mungkin untuk kedepannya Papua Barat akan terus mengejar dan suatu saat nanti daerah ini optimis akan menjadi provinsi teratas tingkat perekonomian di Indonesia.
Oleh sebab itu, pemekaran di wilayah Papua dengan adanya Otsus daerah, merupakan cara yang terbaik untuk mempercepat perkembangan perekonomian masyarakatnya, demi untuk pembangunan kawasan timur wilayah Indonesia.
Dengan adanya Otsus dan pemekaran wilayah, pembangunan kawasan Indonesia Timur khusus nya Papua, dapat dilakukan secara merata. Karena masing-masing Provinsi yang dimekarkan dapat mengajukan anggaran untuk pembangunan daerahnya.

Menurut pandangan/pendapat saya adalah
Pemekaran wilayah bertujuan untuk sebagai salah satu langkah cepat atau solusi memajukan wilayah kawasan Indonesia yang luas daerahnya, agar tidak ketinggalan dari daerah lainnya
Pemekaran wilayah dan pembangunan kawasan Papua Barat belum baik. Maka dari itu pemerintah daerah mengajak pemuka adat dan masyarakatnya untuk segera melakukan pemekaran wilayah. Sayang sekali jika tidak dilakukan hal itu. 
Karena saat ini Papua sudah terkenal di Indonesia, bahkan ke Mancanegara dimana dengan mempunyai potensi keindahan  pulau-pulau di Kepulauan Kab. Raja Ampat sebagai tempat pariwisata dan kekayaan hayati flora dan fauna.
Selain itu juga Kab. Raja Ampat mempunyai kekayaan alam (menurut Bappeda Papua), seperti: Pertambangan di Pulau Salawati terdapat pertambangan batubara dan migas, Waigeo dan Gag terdapat nikel, Batanta dan Misool terdapat emas dan bahan baku semen. Kekayaan laut yang tak kalah banyak, seperti pengembangan perekonomian masyarakatnya dengan potensi perikanan yang terdapat di kepulauan Ayau, Waigeo, Batanta, Salawati dan Kofiau.
Disamping itu, pemerintah daerah berusaha untuk mengembangkan potensi perkebunan kelapa dalam dan kelapa sawit yang akan dipusatkan di Pulau Pam, Kofiau dan Salawati.
Seharusnya pemerintah pusat ikut membantu dan berusaha untuk memajukan dan mempromosikan daerah Papua Barat tersebut ke Mancanegara, yang kaya akan kekayaan alam, kekaayan hayati flora dan fauna, serta keindahan pulau-pulaunya. Patut berbanggalah masyarakat Papua Barat dan masyarakat Indonesia, mempunyai alam daerahnya yang masih asri hijau membentang luas.
Untuk itu khusus di Papua, masyarakatnya harus terus membenahi diri dan mengajukan permohonan pemekaran wilayahnya secepatnya. Supaya untuk mengerakan roda pembangunan daerahnya, bisa terlaksanakan dengan segera dan terarah dari bantuan pemerintahan pusat untuk masing-masing daerah nya.
Jika masyarakat Papua, menolak pemekaran wilayahnya berarti memperlambat laju roda pergerakan pembangunan perekonomian daerahnya sendiri. Dengan kesadaran dari masyarakatlah untuk bisa memberantas kemiskinan dan kebodohan masyarakatnya. 

Sabtu, 06 April 2013

#TGS2 Perekonomian Indonesia - Perkembangan Perekonomian Indonesia yang Sedang Fenomenal


Artikel: ‘Ekonomi Komodo’ Tangguh Hadapi Tantangan Pasar Global
Koran Sindo- Si ‘Ekonomi Komodo’, begitulah julukan yang diberikan The Economist untuk menggambarkan perekonomian Indonesia, yaitu perekonomian yang tangguh, ‘berkulit tebal’, fleksibel, cepat dan tangkas. Saat pertumbuhan ekonomi global sedang melesu, Indonesia diprediksikan akan menjadi salah satu negara yang perekonomiannya stabil dan meningkat.
Kita boleh berbangga diri karena tahun lalu prestasi Indonesia boleh dikatakan cukup fenomenal. Selain berhasil meraih peringkat Investment Grade yang membuka pintu seluas-luasnya kepada para investor, PDB Indonesia juga sekarang telah melampaui angka USD 1 triliun – suatu pencapaian yang mustahil diraih tanpa ketangguhan, ketangkasan, dan landasan fundamental perekonomian yang kuat.
Namun, kita tidak boleh lengah. Semua pencapaian itu masih rentan terguncang oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Bagaimana seharusnya strategi Indonesia menghadapi potret perekonomian dunia yang suram tahun ini? Apa saja yang menjadi kekuatan Indonesia? Dan apa yang masih menjadi catatan pekerjaan rumah bagi kita? Semua pertanyaan tersebut dibahas dalam seminar tahunan ‘Citi Indonesia Economic & Political Outlook’ yang kembali hadir dengan tema ‘Indonesia 2012: Surfing in the Middle of the Tide’ (11/4).
Untuk mengulas tema tersebut, Citi Indonesia tidak tanggung-tanggung dan menghadirkan para pakar yang sangat ahli di bidangnya untuk berbagi pandangan mereka. Para pembicara yang hadir adalah: Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan Republik Indonesia; Chairul Tanjung, Ketua Komite Ekonomi Nasional; Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina; Tigor Siahaan, Citi Country Officer Indonesia; Johanna Chua, Head of Asia Pacific Economic and Market Analysis di Citigroup Global Markets Asia; dan Ferry Wong, Head of Indonesia Research di Citi Investment Research and Analysis.
Semua pembicara menyampaikan pandangan yang berbeda-beda, tetapi mereka semua sepakat bahwa meski Indonesia bisa optimis menghadapi goncangan ekonomi global karena kita sudah memiliki struktur fundamental perekonomian yang baik, tetapi harus tetap waspada dengan kenaikan inflasi jangka pendek dan menyusun strategi jangka panjang untuk mempertahankan pertumbuhan yang linear.
“Tantangannya adalah apakah kita bisa mempertahankan pertumbuhan yang linear. Kunci utama mempertahankan pertumbuhan ekonomi terletak pada demografi penduduk Indonesia yang sebagian besar komposisinya adalah pemuda dibawah usia 29 tahun. Oleh karena itu, inti dari keberhasilan upaya tersebut akan sangat bergantung pada keberhasilan sektor pendidikan,” ujar Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan, “Pendidikan penting karena kemajuan perekonomian Indonesia juga akan bergantung dari kemajuan industrialisasi. Bukan hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga mengekspor barang yang telah mendapat nilai tambah dari proses produksi.

Menurut Pandangan/Pendapat saya:

Julukan “Ekonomi Komodo” untuk Indonesia sudah pantas karena pada saat perekonomian global sedang anjlok namun, pada saat bersamaan perekonomian Indonesia justru meningkat. Karena memasuki tahun 2013, PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia diperkirakan 1 Triliun USD. Gara-gara angka tersebut banyak orang terkesima dengan performa ekonomi Indonesia. Dan banyak yang mengira, dengan pertumbuhan ekonomi sepesat itu, bangsa dan negara Indonesia sudah sejahtera.
Faktanya adalah berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS) tingkat kesenjangan ekonomi pada tahun 2011 meningkat sebesar 0,41 dari tahun 2005 sebesar 0,33. Data lain juga menunjukkan bahwa kekayaan 40 orang terkaya Indonesia mencapai 680 Triliun (71,3 miliar USD) atau setara dengan 10,33% PDB.
Menurut para pembicara di atas sudah jelas mengenai perekonomian Indonesia saat ini. Mereka juga sudah memaparkan pandangannya masing-masing dalam seminar tersebut. Dan salah satu hal yang membedakan perekonomian Indonesia dari negara lain yaitu terletak pada resiliensi domestik dan kekuatan konsumsi domestik. Dengan pertumbuhan kelas menengah di Indonesia yang pesat, maka permintaan akan produk-produk (barang) dan jasa yang berkualitas pun meningkat, sehingga terciptalah pasar bagi hasil produksi dalam negeri.
Artikel di atas juga menjelaskan mengenai sektor pendidikan. Jika Indonesia pendidikannya maju, maka kelas menegah pun akan terus bertumbuh dan pasar domestik bisa terus berkembang. Maka dari itu pemerintah telah mengharuskan wajib belajar 12 tahun dan menggratiskan biaya sekolah bagi anak-anak yang tidak mampu dan putus sekolah (masyarakat menengah ke bawah). Selain itu juga Indonesia memiliki peluang yang besar dalam merevitalisasi industrinya, terutama pada industri manufaktur (industri yang memproduksi barang dengan menggunakan mesin atau tangan) yang menargetkan pasar domestik.
Bukan hanya sektor pendidikan saja namun, sektor informal juga diperhatikan karena mayoritas masyarakat Indonesia (75%) bekerja di sektor informal. Maka dari itu, presiden dan pemerintah perlu memberikan perlindungan hukum dan jaminan sosial, agar pengangguran dan kemiskinan tidak melonjak naik dan terjadi lagi di Indonesia. Percuma kalau Indonesia mendapatkan julukan “Ekonomi Komodo” tapi masih ada sektor yang tertinggal. Untuk itu pemerintah harus lebih teliti lagi, jangan hanya terpaku oleh beberapa sektor saja, tetapi dilihat dan ditangani secara keseluruhan.
Indonesia juga mempunyai pekerjaan rumah dalam hal menumbuhkan good governance (tata pemerintahan), antara lain dengan mengurangi biaya tak terduga, beban bea cukai dan meningkatkan transparasi pembuatan kebijakan. Dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di tengah perekonomian global - Indonesia harus terus maju, tangkas, tangguh dan tak mudah tergoyahkan.

Sabtu, 09 Maret 2013

#TGS1 Perekonomian Indonesia - Perdagangan Bebas antara Indonesia dengan China

Artikel: PERDAGANGAN INDONESIA-CHINA
KOMPAS.com - Sejak disepakatinya perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA) dimulai tanggal 1 Januari 2010, produk jadi dari China membanjiri pasar domestik. Kawasan perdagangan baru mulai bermunculan dan kawasan perdagangan lama juga ikut ramai. Organisasi Perdagangan Dunia mengatakan, setidaknya sekitar 400 kawasan perdagangan beroperasi pada tahun 2010. Hal ini menjadikan langkah awal menuju perdagangan global liberalisasi yang luas. Setelah satu tahun disepakatinya perdagangan bebas ACFTA ini, neraca perdagangan Indonesia-China menunjukkan nilai surplus bagi China. Namun begitu, Indonesia masih mempunyai peluang untuk surplus asalkan ada upaya-upaya nyata dari pemerintah untuk mendongkrak ekspor barang jadi ke China.

Duta Besar Republik Indonesia untuk China Imron Cotan mengatakan, walaupun Indonesia mengalami defisit, tapi peluang untuk surplus masih ada, mengingat pasar di China sangat besar. ”Selama ini ekspor yang kita lakukan ke China masih berupa energi dan minyak serta bahan baku. Belum banyak produk yang kita bisa ekspor ke China, terutama hasil perkebunan dan buah-buahan, karena mereka miskin akan sumber daya alam,” kata Imron di Beijing, Kamis (13/1/2011).

Hingga akhir 2010, tercatat neraca perdagangan Indonesia-China berada dalam posisi 49,2 miliar dollar AS dan 52 miliar dollar AS. Artinya, barang Indonesia yang diekspor ke China nilainya 49,2 miliar dollar AS, sedangkan barang China yang diekspor ke Indonesia nilainya 52 miliar dollar AS. Neraca perdagangan Indonesia defisit sekitar 2,8 miliar dollar AS. Namun, Imron menambahkan, neraca ini berdasarkan catatan China.

Sedangkan menurut catatan Indonesia, defisit yang dialami Indonesia sebenarnya sekitar 5 miliar-7 miliar dollar AS. ”Perhitungan di Indonesia hanya mencatat FOB, harga barang saja. Sedangkan China juga menghitung ongkos kirim dan asuransi. Tidak ada yang salah dengan perhitungan ini karena kita hanya menjual barang tanpa mau mengurus ongkos kirim hingga barang selamat sampai di tempat. China mendapatkan keuntungan lebih dari ongkos kirim ini,” papar Imron. Imron menjelaskan, ketika ACFTA ini belum dijalankan, posisi neraca perdagangan Indonesia-China adalah surplus untuk Indonesia. Namun, nilai transaksinya masih sangat kecil. Pada 2009, impor China dari Indonesia sebesar 17,1 miliar dollar AS, sedangkan impor Indonesia dari China sebesar 13 miliar dollar AS. 

Jika dilihat dari nilai, setelah ACFTA nilai transaksi justru melambung secara signifikan. ”Potensi investasi yang bisa dikembangkan oleh Indonesia adalah pembangunan infrastruktur, manufaktur bahan baku industri unggulan, pengolahan sumber daya alam, dan sebagainya,” kata Edi.


Menurut Pendapat/Pandangan saya:
Dari artikel di atas pendapat saya,
Tidak setuju walaupun Indonesia mempunyai sedikit peluang untuk surplus (kelebihan), karena bagaimana pun juga negara kita akan mengalami defisit (kerugian) yang besar karena kualitas barang yang dihasilkan oleh China lebih bagus dan lebih terjangkau (murah) harganya sehingga konsumen lebih tertarik dengan barang tersebut dibanding dengan barang buatan kita sendiri (lokal) atau secara tidak langsung dapat menghancurkan produk dalam negeri. Untuk itu agar tidak kalah saing dengan China, Indonesia harus mampu meningkatkan daya saing. Faktor utama penyebab rendahnya daya saing Indonesia dengan negara lain adalah tingginya harga bahan baku dan energi, ketidakstabilan, rendahnya pasokan komponen dan yang paling sulit faktor pemodalan.

Selain itu, perdagangan bebas akan mempersempit lapangan pekerjaan karena industri kecil akan gulung-tikar akibat kalah bersaing dengan industri asing dan para pekerja akan mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), sehingga para pekerja akan kehilangan mata pencaharian dan banyak terjadi pengangguran.

Peran pemerintah tidak cukup mampu untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia. Ketidaksanggupan berupa penyediaan infrastrukstur, pembiayaan, dan ketersediaan energi. Maka dari itu yang seharusnya pemerintah lakukan ialah pemerintah tidak menghapus subsidi bagi para petani, dikarenakan untuk membantu para petani agar bisa bersaing dengan negara lain. Dalam mendukung industri dalam negeri, pemerintah juga harus memperbaiki infrastruktur dan membuat kebijakan yang mampu melindungi produk dalam negeri. Karena dengan kehadiran barang China akan mengancam kelangsungan industri lokal (seperti yang saya ungkapkan di atas).

Atau menggunakan upaya lain dengan cara melakukan perjanjian ulang dengan China, seperti yang pernah dilakukan oleh AS dengan China dimana meminta negara tersebut secara sukarela untuk membatasi ekspor ke Indonesia agar diharapkan akan terjadi keseimbangan terhadap perdagangan antara Indonesia dan China.

Untuk itu agar produk ekspor tidak banyak di Indonesia terutama barang dari China, kita harus meningkatkan kualitas yang baik dan bermutu, serta dengan harga yang relatif terjangkau supaya konsumen kita sendiri mempunyai kepuasan tersendiri dengan barang buatan dalam negeri. Pemerintah juga ikut berperan aktif untuk mencegah atau membatasi barang ekspor masuk ke Indonesia baik yang legal maupun ilegal. Kalopun ada barang ilegal yang masuk ke Indonesia dengan gampang/mudahnya, pemerintah harus memberikan sanksi dan hukuman yang berat, agar negara kita tidak dipandang oleh negara lain sebagai negara yang gampangan karena dengan mudahnya keluar-masuknya barang tanpa ijin dari pihak/aparat yang berwenang. Dengan seperti itu lambat-laun produk dalam negeri sendiri akan terus diminati oleh masyarakat, tanpa melihat produk asing lagi.

Rabu, 16 Januari 2013

10 Fakta Tentang Sahabat

1. Sahabat adalah yang tau kekurangan kita, tau kejelekan kita, tapi tak pernah mempermasalahkan hal itu
2. Sahabat akan bicara langsung kalo ada masalah dan diselesaikan saat itu juga dengan hati & kepala dingin
3. Sahabat tidak akan meninggalkanmu walau sudah mempunyai teman baru yang serba berlebih dari kamu
4. sahabat yang dewasa mengajarimu bagaimana pahitnya hidup dan bagaimana cara untuk mengatasinya
5. Sahabat tau bgaimana cara membuat kita tersenyum dalam ksedihan, dan tertawa dalam tangisan
6. Persahabatan itu lebih unggul dari percintaan, karena persahabatan sejati akan membawa kerinduan yang abadi
7. Sahabat itu berani melakukan hal Bodoh bersamasama demi kesenangan
8. Sahabat akan selalu menerima kamu apa adanya
9. Sahabat akan selalu berusaha untuk membuatmu selalu tersenyum saat kamu sedang sedih
10. Sahabat akan berusaha untuk melindungi kamu


Sumber:
www.twitter.com/Note Sahabat_

8 Tipe Sahabat

8 Tipe Sahabat :

1. Tipe Sahabat Pengkritik 
Nah, tipe sahabat yang satu ini sangat sifatnya sangat frontal. You know what? karena tipe sahabat seperti ini sangat suka mengkritik sahabatnya bila melakukan tindakan / hal yang salah. Dia akan selalu menegur sahabatnya (ya walaupun terkadang suka nyelekit kata-katanya)

 2. Tipe Sahabat Pendukung 
Nah, Tipe sahabat yang satu ini sifatnya sangat sportif. You know what? karena tipe sahabat ini akan selalu mendukung dan memberikan motivasi terhadap sahabatnya apabila sahabatnya sendiri sedang mendapat masalah yang cukup besar. Tipe sahabat ini juga tidak akan iri dengan sahabatnya apabila sahabatnya suksess, dia akan tetap memberikan dukungan-dukungan dan juga motivasi.

3. Tipe Sahabat Penggembira
Nah, Tipe sahabat yang seperti ini biasanya banyak disukai. You know what? Karena tipe sahabat sepert ini suka sekali membuat lelucon / candaan demi menghibur sahabatnya, dia tidak akan pernah bosan untuk selalu menghibur dan membuat tertawa sahabatnya. Karena bagi dia melihat sahabatnya tertawa jauh lebih bahagia daripada melihatnya sedih.

4. Tipe Sahabat Pembimbing 
Nah, Tipe sahbat yang seperti ini sangat suka sekali membimbing sahabatnya. Termasuk memberikan masukan dan membimbing supaya sahabatnya bisa kembali lagi ke jalan yang benar :'D Rasanya hidup menjadi lebih terarah 0:-)

5. Tipe Sahabat jealous 
Nah, Hati-hati kalau menemukan tipe sahabat yang seperti ini, karena sahabat yang seperti ini sifatnya sangat cemburuan jika melihat sahabatnya memiliki atau mendapatkan sesuatu yang baru *Termasuk Pacar* waduh... pacar saja sampe dicemburuin bisa-bisa perang antar sahabat nih. Sebaiknya hindari sahabat yang seperti ini.

6. Tipe Sahabat Benalu 
Nah, Tipe sahabat ini sangat mengkhawatirkan karena sifatnya itu loh. Pada tau benalu kan ya? ya itu hewan yang sifatnya merugikan orang lain. Nah sifat itu gak jauh beda dengan sifat sahabat yang satu ini. Be careful yah~

7. Tipe Sahabat Muka 2 
Nah, Tipe sahabat yang ini bermuka 2 .
Bukan mukanya ada dua yahhh -___- Jadi tipe sahabat ini sangat suka sekali yang namanya ngomongin sahabatnya sendiri di belakang, tapi di depan sahabatnya dia bersifat selaknya sahabat. *fakk banget (x_x)

8. Tipe Sahabat Sementara 
Nah, wajib berhati-hati sama sahabat yang satu ini, karena dia menjadi sahabat sifatnya hanya sementara. Apabila menemukan sahabat yang baru maka siap-siap kalian akan ditinggalin. Hati-hati loh dengan tipe ini.


Sumber:
www.twitter.com/Note Sahabat_

Kamis, 10 Januari 2013

Bab 14 BISNIS INTERNASIONAL


Pengertian Bisnis Internasional

Merupakan transaksi bisnis yang kegiatannya melewati batas negara dan perusahaan yang terlibat di dalamnya adalah perdagangan, lembaga-lembaga pemerintah maupun investasi internasional.

·        Hakikat bisnis internasional

Transaksi bisnis seperti ini merupakan transaksi bisnis internasional. Adapun transaksi bisnis yang dilakukan oleh suatu Negara dengan Negara lain yang sering disebut sebagai Bisnis Internasional (International Trade). Dilain pihak transaksi bisnis itu dilakukan oleh suatu perusahaan dalam sutu Negara dengan perusahaan lain atau individu di Negara lain disebut Pemasaran Internasional atau International Marketing.

1.     Perdagangan internasional

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.

2.     Pemasaran internasional

Pemasaran Internasional adalah kegiatan Pemasaran yang melewati batas-batas lebih dari satu negara. Pemasaran internasional merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas, dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa perusahaan kepada konsumen di berbagai Negara.

·        Alasan melaksanakan bisnis internasional
a)     Setiap negara memiliki sumber daya yang terbatas
b)      Spesialisasi produksi
c)     Menambahkan devisa negara

·        Konsep keunggulan absolute
Menurut Adam Smith
Setiap negara akan memperoleh manfaat perdagangan internasional apabila melakukan spesialisasi pada produk yang mempunyai efisiensi produksi lebih baik dari negara lain, dan melakukan perdagangan internasional dengan negara lain yang mempunyai kemampuan spesialisasi pada produk yang tidak dapat diproduksi di negara tersebut secara efisien.


·        Konsep keunggulan komparatif
Menurut David Ricardo
Keunggulan komparatif akan tercapai jika suatu Negara mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak dengan biaya yang lebih murah daripada negara lainnya.

·        Potensi pasar internasional

Ditentukan oleh tiga faktor yaitu struktur penduduk, daya beli serta pola konsumsi masyarakat. Dalam hal pasar Internasional inipun potensi pasar Internasional juga ditentukan oleh ketiga faktor tersebut hanya saja dalam hal ini diberlakukan untuk negara lain.

·        Tahap-tahap dalam memasuki bisnis internasional

Perusahaan yang memasuki bisnis internasional pada umumnya terlibat atau melibatkan diri secara bertahap dari tahap yang paling sederhana yang tidak mengandung resiko sampai dengan tahap yang paling kompleks dan mengandung risiko bisnis yang sangat tinggi.
Berikut tahap-tahapnya, yaitu:
1.     Ekspor Insidentil
2.     Ekspor Aktif
3.     Penjualan Lisensi
4.     Franchising
5.     Pemasaran di Luar Negeri
6.     Produksi dan Pemasaran di Luar Negeri

·        Hambatan dalam memasuki binis internasional
a.      Batasan perdagagan dan tarif bea masuk
b.     Perbedaan bahasa, sosial budaya
c.      Kondisi politik, hukun dan peundang-undangan
d.      Hambatan operasional

·        Batasan perdagangan dan tarif bea masuk

Tarif bea masuk adalah pajak yang dikenakan terhadap barang yang diperdagangkan baik barang impor maupun ekspor. Dikenakannya tarif/bea masuk yang tinggi bagi barang luar negri, maka akan mengakibatkan harga barang tersebut kalah bersaing dengan harga barang dalam.

·        Perbedaan bahasa, sosial budaya / cultural

Perbedaan dalam hal bahasa seringkali merupakan hambatan bagi kelancaran bisnis Internasional , hal ini disebabkan karena bahasa merupakan alat komunikasi yang vital baik bahasa lisan maupun bahasa tulis.

Perbedaan bahasa ini tetap merupakan hambatan yang harus diwaspadai dan dipelajari dengan baik karena suatu ungkapan dalam suatu bahasa tertentu tidak dapat diungkapkan secara begitu saja.

Perbedaan budaya ataupun kebiasaan juga perlu diperhatikan. Misalnya orang Jepang memiliki kebiasaan untuk tidak mau mendekati wanita bila membeli di supermarket , sehingga hal ini membawa konsekuensi bahwa barang – barang yang berupa alat-alat kosmetik pria jangan ditempatkan berdekatan dengan kosmetik wanita , sebab tidak akan didekati oleh pembeli pria.

·        Hambatan politik, hukum dabn perundang-undangan

Hubungan politik yang kurang baik antara satu negara dengan negara yang lain juga akan mengakibatkan terbatasnya hubungan bisnis dari kedua negara tersebut. Sebagai contoh yang ekstrim Amerika melakukan embargo terhadap komoditi perdagangan dengan negara-negara Komunis.

·        Hambatan operasional

Masalah operasional yakni transportasi atau pengangkutan barang yang diperdagangkan tersebut dari negara yang satu ke negara yang lain. Transportasi seringkali sukar untuk dilakukan karena antara kedua negara itu belum memiliki jalur pelayaran kapal laut yang reguler.

·        Perusahaan multinasional

Merupakan perusahaan yang berusaha di banyak negara; perusahaan ini biasanya sangat besar. Perusahaan seperti ini memiliki kantor-kantor, pabrik atau kantor cabang di banyak negara.

·        Jenis-jenis perusahaan multi nasional
a.      Philips dari negeri Belanda
b.     Nestle dari Switzerland
c.      Unilever dari Belanda dan lnggris
d.     Bayer dan Basf  dari Jerman
e.      Ciba dari Switzerland 

Bab 13 TANGGUNG JAWAB SOSIAL SUATU BISNIS


Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (disingkat CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.


1.     Benturan dengan kepentingan masyarakat
Proses produksi seringkali menyebabkan benturan kepentingan (masyarakat dengan perusahaan). Benturan ini terjadi kerap kali karena perusahaan menimbulkan polusi.
Klasifikasi Aspek Pendorong Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan di tuntut untuk mengindahkan etika bisnis. Hal-hal pendorong dilaksanakannya etika bisnis:
1.     Dorongan dari pihak luar, dari lingkungan masyarakat.
2.     Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri, sisi humanisme pebisnis yang melibatkan rasa, karsa, dan karya yang ikut mendorong di ciptakannya etika bisnis yang baik dan jujur.

2.     Dorongan tanggung jawab social

Klasifikasi masalah sosial yang mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial pada sebuah bisnis sebagai berikut:
Ø  Penerapan Manajemen Orientasi Kemanusiaan
Kegiatan intern yang muncul bersifat sangat kaku, keras, zakeliyk (saklek), birokratik, dan otoriter.
Manfaat Penerapan Manajemen Orientasi Kemanusiaan
  • Peningkatan moral kerja karyawan yang berakibat membaikny semangat dan produktivitas kerja.
  • Adanya partisipasi bawahan dan timbulnya rasa ikut memiliki sehingga tercipta kondisi manajemen Partisipatif
  • Penurunan absen karyawan yang disebabkan kenyamanan kerja sebagai hasil hubungan kerja yang menyenangkan dan baik.
  • Peningkatan mutu produksi yang diakibatkan oleh terbentuknya rasa percaya diri karyawan.
  • Kepercayaan konsumen yang meningkat dan merupakan modal dasar bagi perkembangan selanjutnya dari perusahaan.
Ø  Ekologi dan gerakan pelestarian lingkungan
·         Ekologi, yang menitikberatkan pada keseimbangan antara manusia dan alam lingkungannya banyak di pengaruhi oleh proses produksi.
Ø  Penghematan energi
·         Pengurasan secara besar-besaran energi yang berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti batubara, minyak, dan gas telah banyak terjadi. Kesadaran bahw sumber daya tersebut tidak dapat diperbaharui telah mendorong dilaksanakannya proses efisiensi serta mencari pengganti sumber daya tersebut.
Ø  Partisipasi pembangunan bangsa
·         Kesadaran masyarakat pebisnis terhadap suksesnya pembangunan sangat diperlukan. Karena dengan adanya kesadaran tersebut, akan membantu pemerintah menangani masalah pengangguran dengan cara ikut melibatkan penggunaan tenaga kerja yang ada.
Ø  Gerakan Konsumerisme
·         Awal perkembangannya tahun 1960-an di negara barat yang berhasil memberlakukan Undang-undang Perlindungan Konsumen yang meliputi beragam aspek.
§  Tujuan dari gerakan konsumerisasi:
◦ Memperoleh perhatian dan tindakan nyata dari kalangna bisnis terhadap keluhan konsumen atas praktek bisnisnya.
◦ Pelaksanaan strategi advertensi/periklanan yang realistic dan mendidik serta tidak menyesatkan masyarakat.
◦ Diselenggarakan panel-panel diskusi antara wkil konsumen dengan produsen.
◦ Berjalannya proses public relation (PR) yang lebih menitikberatkan pada kepuasan konsumen daripada promosi semata.

3.     Etika bisnis
Merupakan penerapan secara langsung tanggung jawab sosial suatu bisnis yang timbul dari dalam peruasahaan itu sendiri. Etika pergaulan dalam melaksanakan bisnis disebut etika pergaulan bisnis.
  • Hubungan antara bisnis dengan langganan/konsumen
Merupakan pergaulan antara konsumen dengan produsen dan paling banyak ditemui.
  • Hubungan dengan karyawan
Bentuk hubungan ini meliputi penerimaan (recruitment), latihan (training), promosi, transfer, demosi maupun pemberhentian (termination).
  • Hubungan antar bisnis
Merupakan hubungan yang terjadi di antara perusahaan.
  • Hubungan dengan investor
Pemberian informasi yang benar terhadap investor maupun calon investor merupakan bentuk hubungan ini.
  • Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan
Hubungan dengan lembaga keuangan, terutama Jawatan Pajak pada umumnya merupakan hubungan yang bersifat financial, berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan.
4.     Bentuk-bentuk tanggung jawab sosial suatu bisnis

Penjabaran dari kepedulian sosial suatu bisnis berbentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial bisnis. Beberapa bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial yang dapat kita temui di Indonesia adalah:
  • Pelaksanaan Hubungan Industrialis Pancasila (HIP)
Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) merupakan bentuk pelaksanaan yang telah banyak dijalankan pengusaha dengan karyawannya dan di tuangkan dalam buku.


  • Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)
Penanganan limbah industri sebagai bagian dari produksi sebagai bentuk partisipasi menjaga lingkungan.
  • Penerapan Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Penekanan pada faktor keselamatan pekerja dengan mempergunakan alat-alat yang berfungsi menjaga keselamatan.
  • Perkebunan Inti Rakyat (PIR)
Sistem perkebunan yang melibatkan perkebunan besar milik negara dan kecil milik masyarakat.
  • Sistem Bapak Angkat – Anak Angkat
Sistem ini melibatkan pengusaha besar yang mengangkat pengusaha kecil/menengah sebagai mitra kerja yang harus mereka bina.

Matek (Remidial Uts)

Nomer 2 & 4



Sabtu, 05 Januari 2013

Tugas Matek – Lat.UAS (1EB04)


Kelompok 5 :
·        Charlene (21212586)
·        Evriyanti (22212583)
·        Maria Yuliani (24212434)
·        Siti Fatimah (27212052)

Soal:

Setelah berumur t tahun, nilai sebuah mesin Fotokopi adalah

V(t) = 20 - 1,5t juta rupiah

1.     Nilai mesin baru adalah ...
2.     Nilai mesin tersebut saat sudah berumur 10 tahun adalah ...

Penyelesaian:

1.     t = 0 tahun, maka
V(t)  = 20 – 1,5t juta rupiah
V(0) = 20 – 1,5(0) juta rupiah
V(0) = 20 – 0 juta rupiah
V (0) = 20 juta rupiah

2.     t = 10 tahun, maka
V(t)    = 20 – 1,5t juta rupiah
V(10) = 20 – 1,5(10) juta rupiah
V(10) = 20 –15 juta rupiah
V (10) = 5 juta rupiah